Kunjungan Kerja Anggota Dprd Kabupaten Wajo Ke Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan.

09 Juni 2021


<p>pupuk bersubsidi memang akan selalu langka. Termasuk dikabupaten Wajo, pasalnya kuota pupuk bersubsidi  yang diberikan pemerintah tidak pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan petani.</p> <p>Hal itu disampaikan Kepala Dinas pertanian ketahanan pangan kabupaten Wajo, Ir Muhammad Ashar saat kunjungan diskusi diaula Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Kamis, 11 Februari 2021. Turut hadir wakil ketua komisi II DPRD kabupaten Wajo dan beberapa rekan-rekan Dinas Pertanian.</p> <p>Dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Wajo menyebutkan, kuota pupuk subsidi berkurang pada 2021 ini.<br> Ini otomatis akan selalu bermasalah kuota pupuk bersubsidi kita terbatas sementara peruntukannya bukan untuk sawah saja, ada petani kita yang petambak, tanam Hortikultura." Kata Kepala Dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Wajo, Muhammad Ashar.</p> <p>Perwakilan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan menyebutkan untuk mengatasi masalah kelangkaan pupuk subsidi, petani diminta untuk beralih ke pupuk organik. Salah satu solusinya adalah menggunakan pupuk organik, atau kalau tidak gunakan pupuk non subsidi." Tutup Wakil Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Ir. H. Suaib P., MP.</p>